Jumat, 18 September 2009

entah apa ?!

diam membisu beribu bahasa
aku kecewa, memendam amarah

hilang cerahku, aku putus asa
gelap membawaku, aku diculik
bingung kini kian menjadi

muntah, aku muntah amarah
sabarku melambai
mengingatkanku tentang keharusan sabar

aku memang menyayangimu, walau kau hanya diam
kau menghindariku, itu sangat menyayat hati
yang kini berdarah, darah sayang

walau, kau telah pergi, jauh dari kehidupanku
tapi, mengapa aku malah semakin tak tenang
hampa, sedih, dingin tanpa ke - bullshit an mu

aku punya rasa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar