Selasa, 12 Oktober 2010

apa aku lelah, kau tak mengerti

mungkin bulan terlalu lelah untuk terus terjaga
mungkin ia terlalu kecewa karena bintang mengkhianatinya
mungkin hujan yang kian hari kian deras
mungkin matahari yang lelah terus membantunya

bulan bukanlah bintang
tanpa bintang bulan tak bisa bercahaya
lemah tak berdaya, sedih tersimpan dalam galaxy

bagai embun yang ada di keheningan pagi
bagai hujan yang menerjang
kaulah embun yang menyejukkan setiap pagi
kaulah hujan yang menerjang hatiku

ketika malam menjadi sunyi
ketika pagi telah menjadi
ku terus berharap akan cinta yang tak kunjung menjadi
yang hanya ku isi dengan menanti

walau bintang telah jatuh
walau langit telah runtuh
walau cinta tak berbalas
walau tangis kian terdengar

ku tak pernah bosan dengan perasaan hati ini
yang mengajariku untuk terus membacamu
yang harusnya bisa ku baca
menjadi tak bisa karena terlilit asa yang kian menebal

asa dari kata yang berdasar kenyataan
oh Tuhan, jangan kau biarkan aku membohongi waktu
jangan biarkan ku merubah yang seharusnya tak ku rubah
jangan biarkan aku terus memaksa yang harusnya begitu
biarlah keadaan menyakitiku perlahan
agar rasa ini menjadi debu yang pantas untuk pergi

pergi untuk selamanya....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar