hey, udah lama ga nulis disini haha. kangen juga ya, tapi akhirnya terobati :)
kali ini aku mau cerita tentang seorang gadis dan temannya dan temenku yang juga temennya. dan kini akan ku mulai.
aku mulai mengenalnya udah beberapa tahun yang lalu, entah kapan tepatnya. tapi pertemuan kami saat itu pertemuan yang amat boring (maybe), soalnya belum pada kenal. tapi setelah kenal gadis itu sering berbicara denganku. dia orang yang baik dan menyenangkan, lucu dan mentrentamkan. aku senang bila ada di dekatnya, seperti kita sejalan.
tapi beberapa hari yang lalu aku bertemu dengannya lagi, tapi dengan wajah dan kepribadian yang berbeda. beda sekalii.. bukan gadis yang mentrentamkan jiwa, tapi dia bagai bayangan yg terus mengikuti ke arah perginya sebuah (beberapa tubuh). yang aku tau terbaru, dia mempunyai beberapa teman yang membuat gadis itu berubah, dia memulai dengan senang berfoya foya dan terlebih sering ku memergoki dia berbuat anarkis. kini, dia bukan gadis yang ku kenal dulu, dia telah berubah.
dia masih tetap gadis yang baik tapi sayangnya dia tidak mentrentamkan jiwa orang orang yang ada disekitarnya, (mungkin kecuali temantemannya yang sekarang). aku dengar dia terpaksa melakukan itu semua, karena tuntutan lingkungan yang dia tempati, yang tak lain dia berada di lingkungan teman temannya yang sekarang.
UNTUK GADIS PENENTRAM JIWA YANG KU KENAL DULU
aku tau kamu mahkluk yang di hidupkan untuk jadi orang baik (kukira semua orang diciptakan untuk itu). tapi ada kebaikan dalam hatimu yang sengaja kamu tutup tutupi untuk memenuhi tuntutan lingkunganmu yang sekarang, dan aku kira itu hal yang negatif. aku tau, kamu ingin jadi seperti dulu, dan aku tau kamu juga sayang sama teman temanmu yang sekarang. tapi gadis yang ku kenal dulu adalah gadis penetram jiwa, I LIKE THAT ! aku kecewa kamu berubah, aku kira aku bisa mempercayaimu setelah lama tidak bertemu. berubah itu tidak apa, tapi berubahlah menjadi lebih baik. aku hanya bisa bilang itu untuk gadis penentram jiwa. see you next time, I hope you'll be better than now. :) with love Niemas
saya bukan orang yang sempurna.
Niemas Hanatha B
Tidak ada komentar:
Posting Komentar