Kamis, 22 Juli 2010

belum diijinkan

beberapa waktu lalu aku sempat mengalami pertengkaran yang cukup buat aku sedih, kecewa dan banyak lagi. salah satunya aku berantem sama temen satu sekolah dan temen satu kelasku. dia cowok, (anak VTR udah tau semua). well itu berawal dari mereka yang bolos, emm, buatku itu ga baik tapi ga tau buat mereka. lalu menyerembet ke masalah gembok yang aku berantem , oopss dan kayaknya aku nampar dia. hehe 

dari situ aku masih enggak nyadar kalo sifatku itu egois, sok sok an dan lainnya yang buruk. setelah dari liburan ke Bali, aku udah baikan sama semua anak kelas, termasuk si orang yang berantem sama aku. akan tetapi ego ku masih tingga masalah silih berganti sampai akhirnya ada dipuncak emosi ku. well, aku udah merasa banget ngalah dan berusaha untuk sabar akan omongan mereka yang kayak radio (ngoceh muluk), radio pun itu masih bagus omongannya baik lha ini omongannya.. ckckckk

puncaknya waktu kelas ekonomi, sebenernya yang paling salah dan buat saya pergi saat itu bukan orang yang pertama berantem sama saya. beda lagi.. tapi karena di orang pertama itu adalah orang yang sering buat masalah, yaudah wali kelasku manggil si orang tua si orang pertama. sebenernya itu jauh dari dugaanku, DAN aku pikir yang salah saat itu bukan si orang pertama tapi orang yang satunya. sebut saja dia si BO. 

permintaan maaf dari anak2 sekelas terutama cowok pun diajukan, yang pasti aku sebagai manusia normal yang juga punya perasaan tanya apa salahku selama ini, mereka pun mengutarakan dan aku menerima, aku harus lapang dada. dari perminta maafan mereka aku sadar sepenuhnya kalo aku harus berubah, di lingkungan ini aku harus hidup sama seperti mereka bukan berarti aku menduplikat cara hidup mereka tapi aku padukan prinsipku dan mereka. 

dan sampai saat ini, aku telah berusaha untuk lebih sabar lagi. ini tekat baikku toh ada hal positifnya, setiap mereka megejek hanya ku balas senyuman. tapi menurutku , TAK KAN ADA NIAT BAIK TANPA UJIAN. dan aku sadar bahwa Tuhan masih menguji aku, aku terima itu. dan aku tidak akan putus asa. 

asal mereka tau, mereka telah merubahku aku sangat berterimakasih, kalian bawa pengaruh besar buatku. tapi sayang, cara kalian yang terkadang salah dan kasar membuatku terluka. tapi inilah hidup aku harus bisa atasi semua karena hidupku lebih beruntung. well.. thanks ya guys :)

Rabu, 07 Juli 2010

air supply -- goodbye





I can see the pain living in your eyes 

And I know how hard you try 
You deserve to have much more 
I can feel your heart and I simpathize 
And I'll never criticize 
All you've ever meant to my life 


I don't want to let you down 
I don't want to lead you on 
i don't want to hold you back 
From where you might belong 


You would never ask me why 
My heart is so disguised 
I just can't live a lie anymore 
I would rather hurt myself 
Than to ever make you cry 
There's nothing left to say but goodbye 


You deserve the chance at the kind of love 
I'm not sure i'm worthy of 
Losing you is painful to me 


I don't want to let you down 
I don't want to lead you on 
i don't want to hold you back 
From where you might belong 


You would never ask me why 
My heart is so disguised 
I just can't live a lie anymore 
I would rather hurt myself 
Than to ever make you cry 
There's nothing left to say but goodbye 


You would never ask me why 
My heart is so disguised 
I just can't live a lie anymore 
I would rather hurt myself 
Than to ever make you cry 
There's nothing left to try 
Though it's gonna hurt us both 
There's no other way than to say goodbye 

NB : siapapun yang jadi laki laki seperti ini, dia cukup gentleman :)

pertanyaan yang menghantui ku

Anggita Retnani namanya, kalian bisa panggil thata. dan Mahsa Edgina Intan Ersifa, bisa dipanggil acha. itu perkenalan pertama sebelum aku lanjut untuk menjelaskan hal lainnya yang jelas ada hubungannya sama mereka berdua.

ini ttg Acha :
siang itu aku, mega, yayang, rizka, zoeys lagi main truth or dare. karena kelas lagi sepi, ah ada acha yang lagi (ga tau ngapain) yaudah kita ngajakin dia main truth or dare bareng. benernya sebel banget pertama kalinya, soalnya dia ga kedapetan bagian buat milih truth or dare. yaudah aku udah kelaparan, alhasil aku ngacir pergi ke koperasi buat beli makanan, eh balik balik dari sana, ternyata acha udah dapet bagian pas banget waktu aku tadi ke koperasi. yaudah akhirnya aku tanya sama yang lain apa pertanyaan kalian ke acha. (sebenernya aku udah bisa nebak) bener dengan tebakanku, mereka tanya "siapa yang acha sukai ?" itu hal yang biasa. karena aku penasaran, yaudah aku tanya siapa, dan aku langsung bilang "ooo". trus aku tanya juga gimana kelangsungan hubungan dia sama ikan, dia bilang biasa aja. dan tiba tiba dia tanya sesuatu yang buat aku mati dalam beberapa detik "niem, kok kamu bisa sih bertahan suka sama orang sampe lama gitu?", buat orang orang disekitar itu yang denger pastilah ga kaget, tapi aku yang punya pengalaman ttg itu, pertanyaan itu buat aku beku dan mati selama beberapa detik. jujur aja, ada perasaan bangga dengan bertahannya cinta itu (cinta? -_- berasa udah gede). tapi jujur aja aku ga tau kenapa, aku berusaha jawab, tapi jawabanku ngalor ngidul ga ada intinya.

ini ttg thata :
aku alamin lagi tapi ini dengan beda orang, dan aku alamin hari ini. tadi aku nonton sama thata di XXI trus makan siang di Jogchik. ya taulah, namanya aja cewek cewek ngumpul apa lagi kalo enggak ngomongin orang kalo enggak ya cerita ttg kisah cinta mereka :P. dan tiba tiba thata bertantya, bagai disambar petir disiang bolong, aku mati untuk beberapa detik lagi. dia menanyakan hal yg sama seperti Acha. aku pun belum siap untuk menjawabnya, karena aku belum memikirkan ttg jawaban apa yang harus aku katakan untuk pertanyaan itu.

mungkin ini jawabannya :
aku memikirkan lagi pertanyaan itu dengan matang2 dan tentunya benar2 dengan serius. betapa setianya aku kepada seseorang yang aku sayangi. begitu lamakah menurut orang orang ? mungkin menurut Yayang apa yang aku lakukan tidak sehebat apa yang dia lakukan, menunggu ms tanto hingga beberapa tahun. mungkin apa yang dia katakan memang benar, aku belum, tapi mungkin 3 tahun lagi (jika tetap seperti ini keadaannya). 

melepaskannya dari hatiku adalah salah satu yang tidak pernah akan kulakukan (kecuali dia yang memintaku, dan tentunya dengan alasan). aku selalu menjaga rasa itu, entah apa yang terjadi padamu (maksudnya kamu udah pacaran dan selama tidak ada orang yang bisa menggantikanmu) aku belum bisa. kamu harus tau itu, aku tidka butuh rasa kasihanmu terhadap bertahannya rasa ini, yang perlu mempertanggung jawabkannya adalah aku.

I love you :D because you made me falling in love